Sunday, July 3, 2011

Hanya Sekejap

Daya pikir ini tak hendak ingin berhenti menguak banyak dimensi ruang
Kaki ini tak hendak berhenti melangkah menapaki banyak dimensi tempat
Tangan ini tak pula ingin berpangku malas menggurat nuansa karya diri
Mungkin banyak hati tak ingin merasa ditinggalkan
Tetapi aku pergi tak akan lama...
-LS-

Saturday, July 2, 2011

Indra Hati

Saat ia merasa getir, ada jiwa lain yang mendengarkan hatinya
Saat ia merasa bimbang, ada jiwa lain yang mendekap hatinya
Saat ia merasa sempit, ada jiwa lain yang mengisi hatinya
Saat ia merasa tak berdaya, ada jiwa lain yang menggugah hatinya
Saat ia merasa riang ceria, ada jiwa lain yang mengiringi hatinya
Saat ia merasa semangat, ada jiwa lain yang mendampinginya
Saat ia merasa percaya diri, ada jiwa lain yang mendukungnya
Saat ia merasa tenang, ada jiwa lain yang pula merasakannya
Suatu harmonisasi pengertian antar hati 
Hati yang terus saling memberi dan menerima
Tak hendak terputus karena desakan keengganan akan berbagi
Tak hendak pula ingin terhempas karena malasnya saling bersapa
Semua bagai saling bertaut karena hati yang penuh kasih & ikhlas
Suatu kebeningan antar hati yang tak kuasa untuk hanya membiarkan
Nada-nada hati saling berdendang melintasi antar raga 
Untuk saling menguatkan
Untuk saling mengisi
Dengan biasan kasih tulus tak terukur
Karena hanya itu yang membuat hidup menjadi hidup
Dan semua itu bermula dari hati
Dari suatu jiwa
-LS-

Tuesday, June 28, 2011

Perhiasan Hidup

Hari menjelang siang yang beriramakan degub semangat nafas bisniz
Dalam suasana ruang berbalut dinding kokoh di tengah metropolitan
Kaula muda penggiat roda ekonomi dalam busana formal menawan
Sibuk merancang dan menjual konsep untuk bulir pundi
Saling memberi dan saling menerima
Saling bermutualisma sebagai simbiosa bisniz 
Saling lontar kata berirama hangat nan elegan
Sebagai penghantar seni berpribadi untuk tampil
Nada tutur dan tawa yang berintonasi membumi
Daya imajinasi bisniz yang berorientasi membangun
Ditengah bingarnya jiwa-jiwa muda bersemangat maju
Membangun rencana matang
Menata prospek pertumbuhan
Menggerakkan kehidupan
Demi meletakkan impian 
Menguatkan harapan
Mewujudkan kesejahteraan
Menghias diri dengan pengalaman
Menjadikan diri berhiaskan tahta ilmu hidup
-LS-

Tuesday, June 21, 2011

Spektrum Pagi Cerah

Pagi cerah yang penuh rona keanggunan
Sinar pagi begitu lembut menyusupi tiap rongga pori
Aku begitu terpukau akan keteduhan yang benderang ini
Burung saling bersaut menuturkan keceriaannya dengan lepas bebas
Kepak-kepak sayap tak pupusnya mengisi ruang langit pagi cerah
Rumpun lebah giat mengerubungi para putik mencari sari
Sesekali ranting dan daun saling bergoyang tenang
Spektrum sinar pagi berpendaran ke berbagai penjuru pandang
Menyeruakkan warna-warni alam yang begitu mempesona tak terukur
Aku memang terpukau
Aku memang terpesona
Dengan keteduhan yang penuh warna
Dengan ketenangan yang meluaskan jiwa
Dengan kebahagiaan yang menggiatkan semangat
-LS-

Rona Bidadari

Bidadari telah berhuyung turun ke bumi saat ufuk menampilkan wajahnya di pagi cerah. Mereka telah meninggalkan rona kecantikannya bagi siapapun yang penuh semangat di bumi ini. Selamat pagi cerah sang cantik. Semoga kecantikanmu mengundang rona alam sekitar ikut bersemangat dan ceria selalu dengan keteduhan dan ketenangan dan rasa damai.
-LS-

Monday, June 20, 2011

Selera Hidup

Disuatu sisi pandang dalam suasana kediaman yang tenang dan teduh
Rumpunan bunga-bunga begitu cantik menawan untuk dilihat dan dirasakan
Apalagi dinikmati dengan rasa berbunga-bunga
Begitu penuh gairah cita rasa bak pesona rupawan
Selalu mengundang selera penuh keceriaan menawan
Senyum tak hendak henyak dari hati penuh pukau bahagia
Lengkung senyum belum mau pergi dari paras tulusnya
Pesona kedalaman hatinya memberikan rona semangat bagi sekitarnya
Keberadaan dirinya memberikan bias sumber energi yang menakjubkan
Kehadiran dirinya membiaskan bentangan saling berkasih sayang
Saling menghormati
Saling memberi dan menerima
Saling bertutur dengan hati yang damai
Adakah pesona keteduhan sedahsyat itu?
Penuh pancaran pesona kebahagiaan
Keteduhan
Kedamaian
Kerendahan hatinya meninggikan derajat dirinya
Keselarasan jiwanya meninggikan martabat dirinya
Senyumnya selalu menggetarkan jiwa lain untuk ikut berbahagia
Kesantunannya adalah tutur laku tanpa banyak ribuan tutur kata
Sedayu suaranya begitu merebakkan kedalaman penghormatannya
Julang raganya adalah penempatan keberadaan kehidupannya
Suatu kesederhanaan yang membentangkan kekayaan dirinya
Penuh rasa syukur mendalam
Dan itulah selera terindahnya
Suatu selera hidup yang elegan
-LS-

Saturday, June 18, 2011

Pelukan Bahagia

Semangatnya bertumbuh dalam pesona binaran matanya yang cerah dan semeringah
Semoga kau selalu dalam pelukan kebahagiaan dan keteduhan yang bagai tanpa celah retak
Alam bagai iri ingin bercumbu dengan rasa kebahagiaan itu dan terus termangu menunggu
Memandangi rona sang cantik yang sedang dalam pelukan hangatnya kebahagiaan
Dan alam selalu bersabar agar rasa bahagia itu tak luntur darinya dalam masa
-LS-

Thursday, June 16, 2011

I Miss You

My Darling Good Friend,
My Dearly Papa,

I have always been feeling your presence around me
How it is a beautiful feeling for me to have noticed you are still around
Your enthusiasms are left behind here with us
Your charisma remains alive even more vivid
Your charm fills up my daily moment unconditionally
It is so wonderful feeling to have reliased this with me
An enchanting enlightenment that brings my days filled up with such joys
A wonderful feeling indeed
I miss you, Papa
-LS-

Musim Semi Harapan

Hari demi hari terlampaui
Semakin cerah benderang tanpa kelabu
Ia pun semakin cerah merona tak berpangku sendu
Pula semakin tekun akan rasa behagianya yang bersemi menawan
Senyumnya tak lagi lama terkulum pucat
Tawanya tak lagi canggung lepas
Ekspresi jiwanya tak lagi tertahan
Sinar matanya berbinar semangat baru
Rasa percaya dirinya kembali meretas 
Begitu ceria 
Begitu menawan
Begitu bahagia rasanya
Dapat kembali merengkuh dirinya sendiri apa adanya
Walau benalu dalam raganya masih bergelayut enggan 
Menjaga semangat hidupnya tak menjadi keluh
Harapan-harapannya pun semakin menguat teguh
Dengan keyakinan mendalam atas pendampingan Hak Tuhan
Bahwa masa penuh harum warna-warni bunga masih dihirupnya
Hamparan hak pilihnya dalam hidup masih dalam genggamannya
Ia mungkin terpukau
Mungkin pula tercekat
Akan segala kesempatan yang dimilikinya
Akan segala nuansa yang dirasakannya
Namun segalanya lebih berarti dengan adanya kehadiran banyak hati
Penuh kehangatan personal baginya
Bahwa dirinya tidak sendirian
Bahwa dirinya masih memberikan arti bagi lainnya
Melalui tawanya
Melalui percaya dirinya
Melalui keceriaan dirinya
Melalui harapan dirinya
Dengan apa adanya
Tanpa pupus
-LS-